Tuan pohon yang pemalu,
Aku tidak pandai menulis surat.
Kugurat singkat-singkat saja pada sehelai daunmu,
kuberi tanda dengan getah dari batangmu,
tidak terlipat dan tidak menyentuh tanah.
Tuan pohon yang pemalu,
ini isi suratku: Aku punya pertanyaan,
Dosakah merindukan orang asing,
yang bahkan tak pernah kudengar suaranya?

No comments:
Post a Comment