Kekasih,
Ini kisah erotis
Kutulis sampai dahaga
Peluh jatuh setelaga
Tanpa lapisan nada
Bertelanjang kata
Kekasih,
Aku rindu memagut
Ranum kepalamu,
yang kadang kala bersungut
Di lain masa melagu
Aku rindu merasai
Yang ringkih di balik rusuk
Kadang kala kau mengeluh
Di lain masa melenguh
Kubelai lembut
Tengkuk, lekuk
Kuketuk jemariku
Satu..dua..tiga kali
Dengan haus asa
Kuremas sorot matamu
Yang panas membakar
Berdegup cepat
Dengan sisa tenaga
Kuhirup habis serak suaramu
Tenggelam lalu kembali
Lalu tenggelam lalu kembali
Kekasih,
jatuh cinta tidak pernah tepat waktu.