Sunday, November 3, 2013

Menyaksikan Matahari Terbit Di Timur Borobudur

(Magelang - Jawa Tengah, 30 Oktober 2013)

Sekali-kali pingin merasakan suasana alam Magelang lewat candi Buddhis terbesar di dunia, Borobudur saat matahari terbit, jadilah aku mencari tahu bagaimana caranya. Ternyata untuk melihat sunrise maupun sunset di Candi Borobudur kita harus memesan paket dari Hotel Manohara yang terletak di kawasan candi. Harga tiket untuk program Borobudur Sunrise ini terbilang cukup mahal, bahkan menurutku terlalu mahal. Candi Borobudur buka pukul 6.00 pagi dengah harga tiket masuk normalnya Rp 30.000 untuk turis domestik dewasa. Sedangkan bila ingin melihat sunrise, kita hanya bisa membeli tiket khusus dari Manohara Hotel yang memonopoli bekerjasama dengan Borobudur seharga Rp 250.000 (domestik dewasa). Beda beberapa jam doang harganya jauh banget kan??

Karena sudah terlanjur ke Yogya, ya sudah aku rela dirampok mau ikut paket Borobudur Sunrise karena memang penasaran juga. Dulu aku ke sini pas siang bolong, sekarang pengen ngerasain dari masih gelap sudah leyeh-leyeh di puncak candi. Akhirnya aku menginap semalam di De Borobudur Hotel (kalau menginap di Manohara terlalu mahal) untuk pagi-pagi sekali langsung cabut ke Manohara Hotel untuk beli tiket. 

Pukul 4.15 dini hari, aku berangkat naik motor dari tempatku nginap menuju Manohara, jaraknya kira-kira 1 km. Dinginnya bok, pipis di atas motor juga langsung beku kali. Jagoan banget lagi gak pakai baju hangat, habis ga terpikir bakal lihat sunrise begini. Sampai di Manohara dan beli tiket, 4.30 kami pun berjalan menuju puncak Candi Borobudur. Pikiranku Borobudur itu tinggi banget, jadi sudah takut rugi aja kalau ga sampai di puncak pas matahari terbit. Tapi ternyata cuma 5 - 8 menit sudah sampai di puncak.

Saat matahari mulai naik, pemandangannya cukup awesome di atas sini. Kenapa cuma cukup? Soalnya waktu itu agak mendung, tapi tetep bagus kok lumayan. Terlihat pohon-pohon dan gunung yang tertutup kabut, Merapi, Dieng dan lainnya yang aku belum tahu juga terlihat dari sini. 

Kalau tidak salah itu Gunung Merapi. Kalau salah ya maafkan.



















Kayak lukisan ya.




















Turis asing yang hampir setengah jam motretin stupa di sana gak kelar-kelar.
5:00 Mataharinya mulai kelihatan.

Sudah agak siang, sekitar pukul 6 pagi. Mulai banyak yang datang karena Borobudur sudah dibuka.


Narsis itu perlu.
























Oh iya, kain sarung untuk pengunjung dari Manohara (yang ikut program sunrise) warnanya dibedakan dengan pengunjung biasa. Aku dapat warna jingga sedangkan yang biasa dapat warna ungu.

Kembali dari Borobudur menuju Manohara, melewati taman.























Sampai di Manohara lagi dan mengembalikan sarung, kami disuguhi sarapan, yang ternyata cuma pisang goreng dan kue bolu sepotong, minumnya bisa pilih kopi atau teh. Dapat souvenir kain batik juga.


ini pemandangan di depannya langsung candi Borobudur loh.
























Sepulangnya dari Borobudur, aku sempat mengunjungi Candi Pawon dan Candi Mendut. Tiket masuknya cukup Rp 3000 saja, itu buat 2 candi.

Candi Pawon yang kalah pamor dengan Borobudur.

Penjual wayang dan topeng di sebelah Candi Pawon.


Candi Mendut.





















Arca Dhyani Buddha Wairocana di dalam Candi Mendut.


































































Meninggalkan Magelang, kami kembali ke Sleman, makan siang, tidur di kafe sambil menghabiskan waktu karena pesawatnya boarding jam 7 malam *hiks
























Berangkatnya kece, pulangnya gembel. Sekarang mari pulang ke Jakarta dan beli Anlene. *sumpah sakit pinggang*

5 comments:

  1. Thanks sudah berbagi pengalaman melihat sunrise Borobudur versi JetZ-nya. Tapi ternyata ada cara yg lebih murah, loh, Mar!

    http://travel.detik.com/read/2013/10/14/153000/2217696/1025/terkesima-mentari-pagi-di-candi-borobudur

    "Leave nothing but footprints. Take nothing but pictures. Kill nothing but time"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh Punthuk Setumbu ya? dikasih tahu juga sih sama host di penginapan, tapi setelah turun dari Borobudur :( pengen coba lihat dari perspektif dari atas candi juga sih. Tahun depan kalau kesana lagi mau coba ke punthuk setumbu itu ^^

      Delete
    2. Eh yaampuunn ini George Martinus ya? wah ternyata blogger eksis :p lain kali bolehlah kita travelling bareng haha

      Delete